RESULT FOR CQ WW 160 CW 2009

CQ WW 160 CW 2009

Band    QSOs    Pts  Sta   Cty

1.8        101     907    4    21

Score : 22,675

Pictures are available at Photos Gallery

TEAM  : YB1CCF YB1KAR YC1KAF YD1GCL YD1JZ YD1ORZ YD1DCF

5 Responses to “RESULT FOR CQ WW 160 CW 2009”

  1. TNX for QSO, CU in next years. Vlada YT1VP

  2. Thank you for calling in the contest! You had a great signal in Central Asia!

  3. Dadang, YC2EUZ Says:

    selamat utk YE1ZAT….great signal
    walau bisa mendengar, ternyata pancaran dari temanggung belum bisa menembus jauh disaat ramai contest
    salam hormat utk rekans di bekasi

  4. Yth OM Heri dkk di YE1ZAT,
    Kalau YE1ZAT berhasil membukukan lebih dari 100 buah QSO selama
    kontes CQWW 2009 pada topband (160m) kemarin, maka itu memberi
    harapan kepada saya bahwa fenomena Lubang Hitam di YB-land tidak
    separah yang diperkirakan (mudah-mudahan begitu). Namun, ada
    beberapa catatan yang saya buat terhadap kemunculan banyak
    stasiun YB yang -saya anggap berhasil- dalam kontes kemarin itu.

    Pertama, berdasarkan referensi dari teman-teman topbanders di
    Eropa dan Amerika, diakui bahwa status kondisi propagasi
    meningkat dari ‘good’ ke ‘excellent’ bila dibandingkan dengan
    kondisi pada waktu yang sama di tahun lalu. Bahkan, Ed, W0SD
    menulis bahwa, selama 30 jam berkontes, dia berhasil memperoleh
    68 negara DXCC yang terdiri dari 255 stasiun Eropa dan 159
    stasiun Asia! Beberapa stasiun AS juga bekerja QRP dengan hasil
    yang memuaskan.

    Kedua, YE1ZAT telah memilih waktu yang tepat dan memutuskan untuk
    beroperasi dari pantai Karawang. Dari sejumlah stasiun Indonesia
    yang ikut kontes kemarin, maka hanya YE1ZAT-lah yang memancar
    dari pantai sehingga mendapat lebih banyak manfaat dair
    keberadaannya di sana. Stasiun-stasiun lainnya beroperasi di
    kawasan yang jauh dari bibir pantai.

    Ketiga, penggunaan antena terpisah untuk RX pada YE1ZAT (dan saya
    diberitahu oleh OM Dadang, YC2EUZ bahwa dia juga memakainya).
    Pantai Karawang dan Temanggung, QTH kedua stasiun tsb ada pada
    lokasi yang relatif sedikit menerima QRM (man-made noise). Dengan
    antena RX terpisah, maka terbukti noise level pada transceiver
    bisa ditekan dari S9+ ke S2 atau S3 sehingga rasio
    signal-to-noise bisa sempurna untuk menerima tone. Pilihan OM
    Heri dkk untuk mencoba antena penerima BUKAN tipe Beverage adalah
    tepat karena, Beverage tidak akan bekerja baik di pantai.

    Keempat, pantai memang menjadi tempat yang (lebih) baik untuk
    DXing pada LOW bands.

    Saya dan kawan-kawan ingin secepatnya membaca uraian rincinya
    pada blog YE1ZAT. Selamat berprestasi menjadi country winner pada
    kontes ini!
    Tnx es 73 de Jo, YC0LOW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: